SENANG
Saya suka membuat orang lain senang. Setidaknya orang di sekelilingku tertawa. Itulah yang saya rasakan saat saya bermain bersama sahabat terbaik saya "APA". Saat saya tertawa mereka ikut tertawa bembira dan saat mereka tertawa saya iku tertawa riang. Namun kini sudah berubah salah satu dari kami sudah pergi dan kami yang tersisa jadi malas untuk bersama karna terasa ada yang tidak lengkap. Sayapun mencari teman baru dan saya menemukannya, tapiii terasa ada yang berbeda. Saat saya senang mereka belum tentu senang. Dan saat mereka senang saya merasa tidak senang. Saat mereka membutuhkanku aku selalu mencoba untuk ada. Dan saat ada kepentingan indifiduku yang menentukan masa depanku mereka meminta tolong dan dengan terpaksa aku menolaknya. Setelah aku menolaknya mereka langsung mengatakan aku munafik. Bagiku kata kata itu sangat menyakitkan walaupun hanya satu kata MUNAFIK.
Jadi kesimpulan saya " jika punya teman tertawalah bersama jangan menertawainya "
Walau mereka mengatakan "APA" aneh, konyol, idiot, hina dan lain-lain, setidaknya kami mempunyai rasa kebersaman dan mengerti apa arti agama sebagai landasan.